PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI PADA PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI KATOKKON (Capsicum chinense Jacq.)
Abstract
Cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.) merupakan cabai lokal (endemik) Mamasa dan kawasan Toraja pada umumnya. Jenis cabai ini rasanya sangat pedas dan memiliki aroma yang berbeda dan khas, menjadikannya berbeda dari tanaman cabai jenis lainnya.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi dan interval waktu pemberian pupuk hayati pada pertumbuhan tanaman cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.). Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak kelompok (RAK) dimana terdapat 9 perlakuan dan 3 pengulangan, pada setiap pengulangan terdapat 18 tanaman, sehingga diperoleh 54 tanaman untuk percobaan. Perlakuan yang dicobakan yakni Konsentrasi pemberian pupuk hayati greenway dengan perbandingan 1 : 100, 2 : 100 dan 3 : 100 serta Interval waktu pemberian pupuk hayati greenway dengan pemberian satu kali sebulan, pemberian dua kali sebulan, dan pemberian tiga kali sebulan Hasilnya, pemberian konsentrasi 3 ml pupuk hayati greenway berbanding 100 ml air (K3) dan Interval waktu 3 kali sebulan (I3) mampu memberikan pengaruh yang baik pada pertumbuhan dan produksi tanaman cabai katokkon yaitu pada tinggi tanaman, waktu munculnya bunga, jumlah cabang, jumlah buah yang dipanen, dan bobot berat buah.
Kata kunci : cabai katokkon, pupuk hayati greenway, konsentrasi, interval waktu.Full Text:
PDFReferences
Karim, H. A., Nurdin, D., & Enice, E. (2022). Tingkat Keberhasilan Penggunaan Pupuk Hayati Bioboost dan Interval Pemberian terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.). Cannarium, 20(1).
Hartono, Budi. (2012). Budidaya Cabe Rawit. http://budidaya-cabe-rawit.com. Diakses pada 21 april 2025
Jumin, H. B. (2009). Ekologi Tanaman Suatu Pendekatan Fisiologis. raja Grafindo Persada.
Leovini, H. 2012. Pemanfaatan Pupuk Organik Cair pada Budidaya Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L). Jugjakarta: Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
Nugroho, H. 2006. Struktur dan Perkembangan Tumbuhan. Jakarta: Penerbit Penebar Swadaya.
Nurfalach, Devi Riski. (2010). Budidaya Tanaman Cabai Merah di UPTD Tanaman Hortikultura di Desa Pakopean Kabupaten Semarang. [Tugas Akhir]. Surakarta. Program Diploma III: Universitas Sebelas Maret.
Risman, Agus. 2022. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Katokkon (Capsicum chinense Jack.) pada Berbagai Konsentrasi Pupuk Jakaba. Makassar: Fakultas Pertanian Universitas Bosowa
Saputra, A. A., Rahmawati, M., & Nurhayati, N. (2018). Pengaruh konsentrasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas kedelai (Glycine max (L.) Merill). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(2), 136-144.
Sayuti, A., Nawi, M., Nazir, N., Saaduddin, Y., Djamaris, D., Ibrahim, A., ... & Karim, S. (1986). Geografi budaya dalam wilayah pembangunan daerah Sumatera Barat.
Simanungkalit, R. D. M., Suriadikarta, D. A., Saraswati, R., Setyorini, D., & Hartatik, W. (2006). Pupuk organik dan pupuk hayati. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Bogor, 312.
Sugiyono, P. D. (2015). Metode penelitian dan pengembangan. Res. Dev. D, 2015, 39-41.
DOI: http://dx.doi.org/10.35329/ja.v5i1.6306
Article Metrics
Abstract views : 8 times |
PDF - 1 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat Penyunting & Distribusi:
Kantor LPPM Universitas Al Asyariah Mandar Gedung Rektorat Lt 1. Jl. Budi Utomo No.2 Manding. Kec. Polewali, Kab. Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat
Telp/Fax: (0428) 21038
Email: agroterpadu@mail.unasman.ac.id
Website: https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/agroterpadu/index
Penerbit:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar
Indexed by:

Member of:

Jurnal Agroterpadu is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



