Inkonsistensi Regulasi UU No. 1 Tahun 2013 Dalam Implementasi dan Fakta Lapangan: Studi di Dua Lembaga KSPPS/BMT

Firda Aulia, Nadya Faizatur Rahmah, Hakam Ar Rasyid, Fatia Ismi Nabila, Cahya Wulandari, Fajriyatun Nurul 'Aini, Ainul Yaqin

Abstract


This study analyzes the regulatory inconsistency between Law Number 1 of 2013 on Microfinance Institutions and the institutional reality of Baitul Maal wat Tamwil (BMT). The law provides BMT with the option to operate as a Limited Liability Company or Cooperative, subject to OJK licensing and supervision. In practice, however, the majority of BMTs retain their status as Sharia Savings and Financing Cooperatives (KSPPS) under Law No. 25 of 1992, supervised by the Cooperative Agency, creating an initial gap in legal implementation. This non-compliance reflects not a regulatory failure, but a rational institutional choice as explained by Williamson’s Institutional Choice Theory. BMTs avoid the LKM/PT structure due to disproportionate OJK compliance costs including capital requirements, GCG standards, and reporting obligations relative to their operational scale. The result is a structural problem of overlapping and absent supervision, weakening risk management and consumer protection. This study recommends policy reformulation through structured regulatory coordination and a tiered supervision model, balancing prudential demands while preserving BMT’s identity as a community-based economic institution. Consumer protection should be strengthened through periodic sharia audits conducted by the Cooperative Agency in collaboration with DSN, and the establishment of a dedicated deposit guarantee institution for BMTs.


Keywords


Baitul Maal wat Tamwil; Institutional Choice Theory; MFI Law; OJK Supervision;

Full Text:

PDF

References


Alazhar, M. P. M. (2019). Implementasi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 Tentang Regulasi Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan Terhadap Baitul Maal Wa Tamwil di Yogyakarta.

Amin, M. (2019). Implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 Terhadap Lembaga Keuangan Mikro Syariah yang Berbadan Hukum Koperasi. Jurisdictie, 10(1), 78.

Ananda, B. K., & Rahman, T. (2025). Kesenjangan dan Perlindungan Hukum Nasabah BMT di Indonesia: Systematic Literature Review. Al-Faruq, 4(2), 90–111.

Carolina, A. S. (2025). Analisis Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Terhadap Lembaga Baitul Maal Wa Tamwil (BMT): Studi Kasus Bmt Global Insani. Jurnal Impresi Indonesia, 04(11), 5211–5218.

Fata, I., Diana, I., Pratama, A. I., Hasibuan, T. H., & Alfariki, S. W. (2024). Dualisme Kewenangan dalam Pengawasan Lembaga Keuangan Mikro Syariah di Indonesia. Politica: Jurnal Hukum Tata Negara Dan Politik Islam, 11(2), 237–248. https://doi.org/10.32505/politica.v11i2.10926

Haryono, T. S., Wisnaeni, F., & Cahyaningtyas, I. (2020). Peranan Notaris Dalam Membuat Akta Akad Pembiayaan Murabahah Di Bmt Syariah Wanita Islam. Notarius, 13(2), 682–693.

Hasil Wawancara ke BMT/KSPPS. (2025).

Hayati, R. F., Akbar, A., & Warman, A. B. (2020). Tarik-menarik Kewenangan Pengawasan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di Indonesia Pasca UU No. 1/2013. Ijtihad, 36(1), 27–36.

Hayati, R. F., Akbar, A., & Warman, A. B. (2021). Tarik Menarik Kewenangan Pengawasan Lembaga Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) di Indonesia Pasca UU Nomor 1 Tahun 2013. IJTIHAD, 37(1). https://journals.fasya.uinib.org/index.php/ijtihad/article/view/98

Masyitoh, N. D. (2014). Analisis Normatif Undang-undang No. 1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) atas Status Badan Hukum dan Pengawasan Baitul Maal at Tamwil (BMT). Jurnal Economica, 5(2).

Mujiono, S. (2020). Eksistensi Pengawasan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Sebelum dan Sedusah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro dalam Perspektif Negara Hukum.

Murdiana, E. (10M). Menggagas Payung Hukum Baitul Maal Wattanwil (BMT) Sebagai Koperasi Syariah dalam Bingkai Ius Constituendum. Jurnal Penelitian, 2(2016).

Mursid, F. (2018). Kebijakan Regulasi Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) di Indonesia. Nurani, 18(2), 9–30.

Nourma, D. (2017). Regulasi Keberadaan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) dalam Sistem Perekonomian di Indonesia. Jurnal Serambi Hukum, 11(01), 96–109.

Novitasari, T. (2019). Peran Otoritas Jasa Keuangan dalam Pengawasan Lembaga Baitul Maal wa Tamwil (BMT): Studi Kasus BMT Global Insani. Undang: Jurnal Hukum, 2(1), 119–145.

Nurhadi, B. (2018). Pola Pengawasan Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) yang Berbadan Hukum Koperasi. Jurnal Populis, 3(5), 645–654.

Octariza, N., & Azzahidi, M. R. (2023). Analisis Tarik-Menarik Otoritas Pengawasan Baitul Maal Wat-Tamwil (BMT) antara Kementerian Koperasi dan Otoritas Jasa Keuangan | ISLAMIKA. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/islamika/article/view/3585

Rohmah, U. (2014). Konstruksi ldentitas Baitul Mal Wa Tamwil (BMT) Pasca UU No.1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro. Istiqra’, 13(2).

Salman, K. R. (2012). Akutansi Perbankan Syariah Berbasis PSAK Syariah. Akademia Permata.

Sodikin, & Munir, M. (2024). Aspek Kepatuhan Hukum dan Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan pada Baitul Maal Wat Tamwil di Indonesia ( Studi pada KSPPS BMT Nurma Kebumen). SANGAJI : Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum, 8(2), 213–222.

Trihantana, R., & Alhifni, A. (2017). MODEL KEBIJAKAN DAN PERENCANAAN PENGAWASAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH (STUDI LKMS DI WILAYAH BOGOR). Jurnal Syarikah : Jurnal Ekonomi Islam, 3(2). https://doi.org/10.30997/jsei.v3i2.913

Yaqin, A. (2021). Fungsi Sosial Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Pasca UU No 1 Tahun 2013 Tentang Lembaga Keuangan Mikro. Mabsya: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 3(2), 146–163.




DOI: http://dx.doi.org/10.35329/jalif.v11i1.6931

Article Metrics

Abstract views : 2 times | PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Penyunting & Distribusi:

J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam
Kantor LPPM Universitas Al Asyariah Mandar Gedung Rektorat Lt. 1, Jl. Budi Utomo No. 2 Manding, Kec. Polewali, Kab. Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat
Telp./Fax (0428) 21038

Email: jurnalalif@gmail.com

Website:https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/jalif

View Journal | Current Issue | Register

Penerbit:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar


Indexed by:

    

   

Member of:

 

 

Creative Commons License
J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

StatCounter - Free Web Tracker and Counter

View My Stats

https://ihdn.ac.id/