TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM JUAL BELI PULSA TOKEN LISTRIK (STUDI PADA PLN ULP POLEWALI)

Sapri suardi Kaco

Abstract


Permasalahan dalam penelitian ini adalah konsumen akan mendapatkan kWh yang tidak sama dengan harga nominal uang yang dikeluarkan. Misalnya, konsumen membeli pulsa token listrik senilai Rp. 50.000,00 maka kita hanya akan mendapatkan 33,70 kWh. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana sistem jual beli pulsa token listrik  di PLN ULP Polewali. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan hukum Islam terhadap sistem jual beli pulsa token listrik di PLN ULP Polewali. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan studi kasus yaitu suatu penelitian yang dilakukan di lapangan atau lokasi penelitian, suatu tempat yang terpilih sebagai lokasi untuk menyelidiki gejalah objektif yang terjadi di lokasi tersebut. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu sumber data yang diperoleh langsung dari karyawan PLN ULP Polewali, pihak penjual serta pembeli dan sumber data sekunder yaitu sumber data yang diperoleh dari catatan dan buku-buku yang terkait dengan permasalahan yang penulis kaji. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat dalam penelitian ini adalah praktik jual beli pulsa token listrik ini harga uang yang dikeluarkan tidak sama dengan kWh yang kita dapat. Praktik seperti ini tidak termasuk riba karena pulsa token listrik bukanlah mata uang rupiah, meskipun satuannya rupiah, sehingga tidak harus diperjual belikan secara tamatsul (dengan nilai yang sama). Hal ini dinyatakan sah dan diperbolehkan, karena  terpenuhinya rukun dan syarat jual beli serta tidak bertentangan dengan hukum Islam.  


Keywords


jual;bel;TOKEN

References


DAFTAR PUSTAKA

Departemen agama, Al-Qur’an dan terjemahan.

Ayyub, Hasan. fiqh al-muamalat al-maliayah fi al-islam. (Kairo: Dar al-salam, 2006).

Esterbg. Metodologi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif. (Yokyakarta: Bumi Aksara, 2002).

Fatoni, Siti Nur. Pengantar Ilmu Ekonomi (Di Lengkapi Dasar-dasar Ekonomi Islam), (cet. 1; Bandung: Pustaka Setia, April 2014).

Haroen, Nasrun . fiqh muamalah, (cet 1; Jakarta: gaya media pratama, 2000)

Hendi Suhendi, Fiqh Muamalah. (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2010).

al-Jazairi Abu Bakar Jabir. Minhajul Muslim: pedoman hidup seorang muslim; alih bahasa ihwanuddin Abdullah dan Taufik Auliah Rahman. ( cet. 1; Jakarta: Ummul Qura).

al-Khalafi Abdul Azhim bin Badawi, al-Wajiz fi Fiqh al-Sunnah wa al-Kitab al- Azis, terj. Ma’ruf Abdul Jalil. (Cet. III; Jakarta: Pustaka As-Sunnah, 2007).

Moleong, Lexi J. Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdaakarya, Bandung: 2007.

Muslich, Ahmad Wardi fiqh muamalat. (cet.1; Jakarata: Amzah. 2010).

al-Mushlih Abdullah dan Shalah ash-Shawi, Fikih Ekonomi Islam, (Cet. 1; Jakarta: Darul

Mochtar Naim, kompendium Himpunan Ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan Hukum, (Jakarta: Hasanah, 2001).

Nazir, Moh. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia, 2005.

Pln123@pln.co.id,https://www.pln.co.id/tentang-kami/profil-perusahaan, (Jakarta: Webmail, diakses Tanggal 08 Maret 2020).

PT PLN (Persero), https:/www.pln.co.id/pelanggan/listrik-pintar, (2020)

ash-Shawi Shaleh dan Abdullah al-Mushlih, fikih ekonomi islam, (cet. 5; Jakarta: Darul Haq, 2015).

Sohari Sahrani dan Ru’fah Abdullah, fikih muamalah, (Bogor: Ghaliah Indonesia, 2011).

Soekanto, Soejono. Metode Penelitian Hukum, (Jakarta: UII Pres, 19


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 J-Alif : Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam