KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENANGGULANGI STUNTING KECAMATAN TANDUKKALUA’ KABUPATEN MAMASA
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amirullah. (2015). Populasi dan sampel. https://doi.org/10.1007/BF00353157
Anisa, P. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 25–60 bulan di Kelurahan Kalibaru Depok tahun 2012 [Skripsi, Universitas Indonesia].
Herdiansyah, H. (2010). Metode penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial. Salemba Humanika.
Khairani, M., Marwi, A. S., Lubis, I. R., Achyari, P. R., & Amalia, Q. (2024). Analisis jurnal terhadap faktor genetik yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada manusia. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(3), 28–47.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.
Made, W. (2010). Strategi pembelajaran inovatif kontemporer. Bumi Aksara.
Moleong, L. J. (2011). Metode penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nasikhah, R., & Margawati, A. (2019). Prevalensi stunting di Jawa Tengah dengan kejadian tertinggi di Kecamatan Semarang Timur. Journal of Nutrition College, 1(1), 176–184.
Rapa, M. T., Hannan, S., & Andriani, A. (2021). Strategi dinas perumahan, kawasan permukiman dan pertanahan Kabupaten Mamasa dalam penataan pemukiman kumuh di Kelurahan Mamasa. Mitzal (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya): Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 5(2).
Rosha, B. C., Sari, K., SP, I. Y., Amaliah, N., & Utami, N. H. (2016). Peran intervensi gizi spesifik dan sensitif dalam perbaikan masalah gizi balita di Kota Bogor. Buletin Penelitian Kesehatan, 44(2), 127–138.
Sabriani, A., Fitrah, N., & Khalik, A. (2022). Kebijakan pemerintah desa dalam pengembangan program inovasi desa (DIP) di masa pandemi Kovid-19 di Desa Tubo Poang Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene. Mitzal (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya): Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 7(2), 131–143.
Setiawan, E., & Machmud, R. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas.
Soliman, A., De Sanctis, V., Alaaraj, N., Ahmed, S., Alyafei, F., Hamed, N., & Soliman, N. (2021). Early and long-term consequences of nutritional stunting: From childhood to adulthood. Acta Bio Medica: Atenei Parmensis, 92(1).
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Waliulu, S. H. (2018). Pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan stunting anak usia balita. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 9(4), 269–272.
World Health Organization. (2014). Global nutrition targets 2025: Stunting policy brief. World Health Organization.
DOI: http://dx.doi.org/10.35329/jp.v8i1.5632
Article Metrics
Abstract views : 9 times |
PDF - 10 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Journal Peqguruang: Conference Series

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Alamat Penyunting & Distribusi:
JOURNAL PEQGURUANG: Conference Series
E-ISSN: 2686-3472
Gedung Biro AKSI. Lt 2. Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar
Telp./Fax (0428) 21038
Email: peqguruang@gmail.com
Website: https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/peqguruan/index
Penerbit:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar
Indexed by:
Member of:

JOURNAL PEQGURUANG: Conference Series is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


