PERNIKAHAN ANAK DI KELURAHAN MANGALLI, KECAMATAN PALLANGGA, KABUPATEN GOWA
Abstract
Pernikahan anak di Kelurahan Mangalli merefleksikan interaksi kompleks antara norma sosial, tekanan budaya, dan keterbatasan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses terjadinya pernikahan anak, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta menjelaskan respons sosial masyarakat terhadap praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan perspektif struktural-fungsional dan model AGIL dari Talcott Parsons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernikahan anak didorong oleh keputusan keluarga yang dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap perilaku remaja, tekanan sosial, serta legitimasi tokoh adat dan agama, di tengah lemahnya intervensi institusi formal. Faktor penyebab mencakup dimensi sosial budaya (nilai siri’), ekonomi (kerentanan keluarga), pendidikan (rendahnya literasi), dan agama (penafsiran kesiapan menikah). Masyarakat cenderung menormalisasi praktik ini melalui mekanisme kontrol sosial yang kuat dan minim resistensi kolektif.
Dalam kerangka AGIL, pernikahan anak berfungsi sebagai mekanisme adaptasi dan integrasi untuk menjaga kehormatan keluarga, namun sekaligus mereproduksi kerentanan jangka panjang dalam pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan rumah tangga. Dengan demikian, pernikahan anak merupakan praktik sosial yang terinstitusionalisasi dan dipertahankan oleh konfigurasi faktor struktural dan kultural yang saling menguatkan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Badali, M. A., Al-Madani, M. R., Fatimatuzzahra, N., Karima, S., & Efendy, N. (2024). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya angka pernikahan dini di Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 2(3), 1394–1403. https://doi.org/10.62976/ierj.v2i3.708
Hidayat, N. (2025). Pernikahan dini dan stabilitas rumah tangga: Studi pada pasangan bercerai di Kota Yogyakarta. Journal of Family and Sharia, 1(1), 30–37.
Kartikawati, R., & Djamilah. (2014). Dampak perkawinan anak di Indonesia. Jurnal Studi Pemuda, 3(1), 1–16.
Mujiburrahman, M., Nuraeni, N., Astuti, F. H., Muzanni, A., & Muhlisin, M. (2021). Pentingnya pendidikan bagi remaja sebagai upaya pencegahan pernikahan dini. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 36–41. https://doi.org/10.51878/community.v1i1.422
Munawara, M., Yasak, E. M., & Dewi, S. I. (2015). Budaya pernikahan dini terhadap kesetaraan gender masyarakat Madura. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 4(3), 426. JISIP Artikel Pernikahan Dini
Prasetya, A., Nurdin, M. F., & Gunawan, W. (2021). Perubahan sosial masyarakat dalam perspektif sosiologi Talcott Parsons di era new normal. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 11(1), 929–939.
Saiman, D. (2023). Pengaruh faktor ekonomi, orang tua dan adat istiadat terhadap pernikahan usia dini di Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu [Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Palopo]. Repository IAIN Palopo
DOI: http://dx.doi.org/10.35329/jp.v8i1.7115
Article Metrics
Abstract views : 34 times |
PDF - 10 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Journal Peqguruang: Conference Series

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Alamat Penyunting & Distribusi:
JOURNAL PEQGURUANG: Conference Series
E-ISSN: 2686-3472
Gedung Biro AKSI. Lt 2. Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar
Telp./Fax (0428) 21038
Email: peqguruang@gmail.com
Website: https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/peqguruan/index
Penerbit:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar
Indexed by:
Member of:

JOURNAL PEQGURUANG: Conference Series is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


