OPTIMALISASI PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI PROGRAM EDUKASI BERBASIS SEKOLAH

Ana Setiyorini, Riski Wulandari

Abstract


Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi akibat keterbatasan pengetahuan dan sikap yang kurang tepat. Program edukasi berbasis sekolah menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman remaja secara komprehensif. Program edukasi kesehatan reproduksi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja tentang kesehatan reproduksi sehingga dapat mendukung berperilaku menjaga kesehatan reproduksi. Metode menggunakan pendekatan partisipatif dengan desain quasi-experimental melalui pretest dan posttest. Intervensi dilakukan dalam empat sesi edukasi interaktif menggunakan media leaflet kepada 113 siswa kelas VIII. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, dengan mayoritas siswa mengalami kenaikan skor setelah intervensi (z = 6,132; p = 0,0001). Selain itu, terjadi peningkatan sikap positif siswa terhadap kesehatan reproduksi (z = 3,396; p = 0,0007). Edukasi yang dilakukan secara terstruktur, interaktif, dan berulang terbukti efektif meningkatkan aspek kognitif dan afektif remaja. Program edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja. Implementasi program secara berkelanjutan serta dukungan dari sekolah dan keluarga diperlukan untuk mempertahankan dan memperkuat hasil yang telah dicapai.

Keywords


kesehatan reproduksi; edukasi; Pengetahuan; Remaja; Sikap

Full Text:

PDF

References


Anuril, C. R., Wulandari, L. P., & Tarsikah, T. (2023). Peran Orang Tua Sebagai Pemberi Informasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja. Malang Journal of Midwifery (MAJORY), 5(1), 1-14. https://doi.org/10.31290/majory.v5i1.3820

BKKBN. (2018). Survei demografi dan kesehatan indonesia 2017: Kesehatan reproduksi remaja. Retrieved 16 May 2021 from https://cis.bkkbn.go.id

BKKBN. (2019). Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program KKBPK (SKAP) Remaja. Jakarta: BKKBN. Retrieved 16 September 2022 from https://cis.bkkbn.go.id

Breuner, C. C., Mattson, G., Committee On, A., Committee On Psychosocial Aspects Of, C., Family, H., Breuner, C. C.,…Wissow, L. S. (2016). Sexuality Education for Children and Adolescents. Pediatrics, 138(2), e20161348. https://doi.org/10.1542/peds.2016-1348

Infodatin. (2017). Anti narkoba sedunia. Jakarta.Kemenkes RI. Retrieved 16 September 2022 from https://pusdatin.kemkes.go.id.

Izzani, T. A., Yarni, L., & Octaria, S. (2023). Perkembangan Akhir Masa Anak-Anak. Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 64-83. https://doi.org/10.56444/soshumdik.v2i4.1261

Kemenhumham, R. I. (2014). Peraturan pemerintah republik indonesia nomor 61 tahun 2014 tentang kesehatan reproduksi. Jakarta: Kemenkes R.I.

Kemenkes, R. I. (2025). Permenkes Nomor 2 Tahun 2025 tentang penyelenggaraan upaya kesehatan reproduksi. Jakarta: Kemenkes R.I.

Korniasi, M., & Ensia, M. A. (2026). Pengaruh Pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap siswa/i kelas VII di SMP Negeri 8 Palangkaraya. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 1838-1850. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.316

Litbangkes. (2019). Riskesdas 2018 nasional Retrieved 18 September 2022 from https://www.litbang.kemkes.go.id

Lyimo, W. J., Masinde, J., & Chege, K. G. (2017). The influence of sex education on adolescents’ involvement in premarital sex and adolescent pregnancies in Arusha City, Tanzania. Int J Educ Policy Res Rev, 4(2), 113-124. https://doi.org/10.15739/IJEPRR.17.013

Ma, X., Yang, Y., Chow, K. M., & Zang, Y. (2022). Chinese adolescents' sexual and reproductive health education: A quasi-experimental study. Public Health Nurs, 39(1), 116-125. https://doi.org/10.1111/phn.12914

Marlina, H., Jalinus, N., & Rahmat, R. (2018). Pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja (Literatur Review). INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional Dan Teknologi, 18(1), 83-90. https://doi.org/10.24036/invotek.v18i1.256

Masri, Mukhlis, Sari, N., Miniharianti, Abqariah, & Atikah, N. (2025). Sosialisasi kesehatan reproduksi remaja sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan sikap siswa SMP Sarah Mane Pidie Jaya. Jurnal Pengabdian Meambo, 4(2), 368–374. https://doi.org/10.56742/jpm.v4i2.174

Mendikdasmen, R. I. (2025). Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang sistem penerimaan murid baru. Jakarta: Mendikdasmen R.I.

Permenkes, R. I. (2014). Permenkes republik indonesia nomor 25 tahun 2014 tentang upaya kesehatan anak. Jakarta: Kemenkes R.I.

Rachmawati, W. C. (2019). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Malang: Penerbit Wineka Media.Anggota IKAPI.ISBN: 978-602-5973-60-4

Setiyorini, A., Mahayanti, A., & Wulandari, R. (2025). Edukasi kesehatan reproduksi remaja berbasis sekolah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap di SMP Kecamatan Depok Yogyakarta. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 7(3). https://doi.org/10.51933/jpma.v7i3.2280

Setiyorini, A., Sitaresmi, M. N., & Nisman, W. A. (2024). Development and validation of Adolescent Sexual and Reproductive Health - Knowledge, Attitude, and Self-Efficacy Questionnaires (ASRH-KASeQ). Int J Adolesc Med Health, 36(4), 351-358. https://doi.org/10.1515/ijamh-2024-0073

Siramaneerat, I., Agushybana, F., Nugraha, A., & Mungkhamanee, S. (2017). Knowledge, attitude, and behavior toward premarital sex among adolescents in Indonesia. J Health Res, 31(6), 447-453. https://doi.org/10.14456/jhr.2017.55

Sitepu, E. L., Siregar, A. P., & Megawati, M. (2025). Literasi kesehatan reproduksi remaja melalui rekomendasi strategis platform sosial media: A literature review. JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 5(6), 1004-1012. https://doi.org/10.56922/quilt.v5i6.1809

Trisia, D., Zahra, A. N., & Mumtazah, A. R. (2025). Kajian literatur tentang sistem reproduksi manusia: Perspektif biologis, edukatif, sosial, dan inovatif dalam konteks pendidikan dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 21-32. https://doi.org/10.23969/jp.v10i2.24879

WHO. (2022). Adolescent health Retrieved 16 September 2022

from https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolescent-health.

Yamani, L. N., Astutik, E., Qurniyawati, E., Lusida, M. I., Getaneh, Y., & Kelly, M. (2025). Associations between socio-demographics, sexual knowledge and behaviour and sexually transmitted infections among reproductive-age women in Southeast Asia: Demographic Health Survey results. BMC Public Health, 25(1), 738. https://doi.org/10.1186/s12889-025-21962-7

Yuliasih, N. D., Sari, P., Bestari, A. D., Martini, N., & Sujatmiko, B. (2025). Does Health Education Through Videos and E-Leaflet Have a Good Influence on Improving Students' Reproductive Health Knowledge, Attitudes, and Practices? An intervention study in Jatinangor, Indonesia. Adv Med Educ Pract, 16, 29-39. https://doi.org/10.2147/amep.S487338




DOI: http://dx.doi.org/10.35329/jp.v6i2.7060

Article Metrics

Abstract views : 81 times | PDF - 35 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Penyunting & Distribusi:

JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Gedung LPPM Universitas Al Asyariah Mandar Sulawesi Barat
Telp./Fax (0428) 21038

Email: sipissangngi@mail.unasman.ac.id
Website: https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/sipissangngi

View Journal | Current Issue | Register

Penerbit:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar


Indexed by :

 
   

   

Member of:

 

 

Creative Commons License
SIPISSANGNGI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

StatCounter - Free Web Tracker and Counter

 

https://ihdn.ac.id/