Gambaran Kadar Klorin (Cl2) Pada Beras Di Pasar Toddopuli Kecamatan Panakkukang Kota Makassar

Sukmawati Sukmawati

Abstract


Beras adalah salah satu kebutuhan makanan pokok dan sebagian besar penduduk Indonesia makanan pokoknya adalah nasi (beras). Beras yang dikonsumsi tiap hari tidak hanya memiliki nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi manusia tetapi juga harus mempunyai kualitas yang baik dan tidak menimbulkan efek yang merugikan bagi kesehatan. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran residu kadar klorin ada beras berklorin. Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu purposive sampling, dengan kriteria yaitu beras yang positif berklorin dan diambil dari semua sisi dalam 1 karung sampai memenuhi 1 liter. Temuan dari penelitian ini adalah masih ditemukan kadar klorin pada beras R dan RA baik setelah proses pencucian dan setelah dimasak dan menjadi nasi. Disarankan kepada masyarakat khususnya ibu – ibu rumah sebaiknya berhati-hati dalam membeli beras. Jangan mudah tertarik dengan beras yang berwarna putih bersih.

Keywords


Beras; Nasi; Kadar Klorin

Full Text:

PDF

References


Ad-Darimi. 1407 H. Darul Kitab Ad-Darimi. Beirut : Al-Kitab Al-‘Araby.

Aminah, S.M. dan Candra Himawan. 2009. Bahan-Bahan Berbahaya Dalam Makanan. Bandung : PT. Salamadani Pustaka Semesta.

Anonimous, 2000. Nasi Cepat Tanak (Nasi Instan). Jurnal Teknologi Pangan Dan Gizi-IPB. Vol.1 No.10 Agst. 2000 : 142-147.

Cahyadi, W. 2006. Sumber Bahaya Serta Penanggulangan Keracunan. Penerbit Angkasa. Bandung.

Chandra, B. 2006. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Chrysti, K. 2011. Implementasi pembelajaran berbasis riset kajian: fermentasi limbah cucian beras (leri) untuk pembuatan nata pada mata kuliah konsep dasar ipa mahasiswa s1 pgsd fkip uns. Diakses 15 april 2013. jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/prosbio/article/view/900.

Departemen Agama RI. 2002. Mushaf Al-Qur’an Terjemah. Jakara : Al Huda Kelompok Gema Insani.

Departemen Luar Negeri Republik Indonesia, 2007. Beras Jernih dan Licin Bahayakan Kesehatan Lambung. Diakses 29 Desember 2012. http://www.deplujunior.org.

Departemen Pelayanan Kemanusian Pemerintah Victoria, 2005. Pedoman Bagi Anda Untuk Menjaga Keamanan Makanan. Diakses 19 Oktober 2012. ‎ www.health.vic.gov.au/foodsafety/downloads/yourguide_indonesian.pdf

Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, 2008. Sosialisasi Larangan Penggunaan Bahan Pemutih (Chlorin) Dalam Beras. Diakses 23 Januari 2012. http://www.sragen.go.id.

Gassing, Qadir. 2008. Pengolahan Penulisan KTI, Makalah, Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Makassar : Alauddin Press

Haryadi, 2006. Teknologi Pengolahan Beras. Yogyakarta : Gajah Mada University Press.

Hasan, A. 2006. Dampak Penggunaan Klorin. Diakses 23 Januari 2013. http://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JTL/article/view/456/472.

Herlimensi, H. 2012. Studi penggunaan zat pemutih klorin (cl2) Pada beras di pasar toddopuli Kota Makassar. Karya Tulis Ilmiah Analisis Poltekkes Makassar.

Huda, S. 2011. Beras Dicampur Pemutih. Diakses 2 Juni 2013. http://syamsulhuda-fst09.web.unair.ac.id/artikel.html.

Laksmi, S.B. 2001. Potensi dan Prospek Bioteknolgi dalam Rangka Penyediaan Pangan Menyehatkan. Skirpsi Fakultas Teknologi Pertanian, Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi. Isntitusi Pertanian Bogor.

Lukman, A. 2010. Mengenali Beras Berpemutih. Diakses 27 Oktober 2012. http://kompasiana.com.

MacDougall, J.A. 1994. Ekspose Pencemaran. Di Sumut. http://www.Library.ohiou.edu. Diakses 10 Agustus 2012.

Moehyi, S. 1992. Penyelenggaraan Makanan Isntitusi dan Jasa Boga. Jakarta : Bhratara.

Muchtadi, D. 2009. Pengantar Ilmu Gizi. Bandung: Alfabeta.

Parnomo, A. 2003. Pembuatan Cairan Pemutih. Jakarta: Puspa Swara.

Permenkes RI No.722/Menkes/Per/XI/1988. Tentang Bahan Tambahan Makanan. Jakarta.

Rusilanti, 2002. Pengaruh Pencucian Beras Terhadap Kandungan Vitamin B1 Tahun 2009. Skripsi Program Boga Universitas Negeri Jakarta.

Sinuhaji, D.N. 2009. Perbedaan Kadar Klorin (Cl2) Pada Beras Sebelum Dimasak Tahun 2009. Skripsi FKM USU.

Soemirat, J. 2009. Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gajah University Press

Stang, 2008. Panduan Penulisan Skripsi. Makassar : FIK UIN Alauddin Makassar

Stefi, 2007. Beras Putih Berpemutih. http://www.suarapembaharuan.com. Diakses 24 April 2013.

Sukmamulya, L. 2010. Pertanggung jawaban pelaku usaha terhadap kerugian akibat penggunaan bahan klorin terhadap produk pangan (beras). http://hukum.unisba.ac.id/syiarhukum/index.php/jurnal/jurnal-vol-xii-no2-juli/item/109. Diakses 28 Desember 2012.

Sumantri, A. 2010. Kesehatan Lingkungan & Perspektif Islam. Jakarta : Kharisma Putra Utama

U.S. Departemen Of Health And Human Servise, 2007. Chlorin. http://www.atsdr.cdc.gov. Diakses 2 Mei 2012

Wisnu, C. 2009. Analisis & Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan. Jakarta: Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.35329/jkesmas.v2i2.157

Copyright (c) 2018 J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat



Alamat Penyunting & Distribusi:

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar  Gedung B3. Lt 1. Jl. Budi Utomo No.2 Manding. Kec. Polewali, Kab. Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat

Email: jkesmanfkm@gmail.com

Website: https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/jikm/index

Penerbit:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Indexed by:

           

   

Member of:

 

 

Creative Commons License
J-Kesmas is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.