ANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI TANDA POLITIK GENERASI MUDA DALAM POSTER DIGITAL GERAKAN #RESETINDONESIA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik generasi muda terhadap kondisi sosial-politik Indonesia melalui poster kreatif bertagar #ResetIndonesia yang muncul pascademonstrasi Agustus 2025. Dengan menggunakan teori semiotika Ferdinand de Saussure, penelitian kualitatif ini mengkaji tanda-tanda visual yang meliputi tulisan, gambar, dan warna dalam poster digital tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visual kreatif seperti meme, simbol, dan bahasa keseharian efektif dalam mendorong partisipasi politik anak muda. Penggunaan humor, satir, serta simbol yang mudah dipahami mampu menyederhanakan kritik politik yang kompleks menjadi pesan yang relevan dengan generasi muda. Selain itu, pemilihan warna seperti Brave Pink, Hero Green, dan Resistance Blue berkembang menjadi simbol kolektif perlawanan yang merepresentasikan suara berbagai kelompok, termasuk perempuan dan masyarakat sipil. Poster-poster bertagar #ResetIndonesia berfungsi sebagai medium kritik sekaligus manifestasi identitas politik digital generasi muda, yang memperkuat ikatan sosial serta memobilisasi wacana di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas visual merupakan bentuk perlawanan yang kuat dalam lanskap politik digital Indonesia.
DOI: http://dx.doi.org/10.35329/mitzal.v11i1.6762
Article Metrics
Abstract views : 17 times |
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Alamat Penyunting & Distribusi:
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi
Kantor LPPM Universitas Al Asyariah Mandar Gedung Rektorat Lt 1. Jl. Budi Utomo No.2 Manding. Kec. Polewali, Kab. Polewali Mandar, Prov. Sulawesi Barat
Email: mitzaljurnalunasman@gmail.com
Website: https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/mitzal
View Journal | Current Issue | Register
Penerbit:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar
Indexed by:
Member of:

MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








